Komisi B DPRD Bintuni Komitmen, Perjuangkan Nasib 471 Karyawan Yang di PHK dan di Rumahkan SUBCON LNG Tangguh

 Komisi B DPRD Bintuni Komitmen, Perjuangkan Nasib 471 Karyawan Yang di PHK dan di Rumahkan SUBCON LNG Tangguh

Rapat pertemuan Audiensi ketua dan Angoota komisi B DPRD Teluk Bintuni, bersama Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi Serta karyawan Sub- Contraktor LNG Tangguh yang diberhentikan secara Sepihak. Selasa (8/7/2020) foto utama LihatPapua.com

BAGIKAN
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BINTUNI ~ LIHATPAPUA.COM ~ Demi memperjuangkan nasib para karyawan yang di Putus Hubungan Kerja (PHK) dan juga di Rumahkan oleh Sub- Contraktor (SUBCON) Perusahaan RAKSASA LNG Tangguh sebanyak 471 yang tidak sewajarnya atas pemberhentian secara sepihak. Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Teluk Bintuni membuka ruang untuk yang ke tiga 3 kalinya kepada Karyawan yang di PHK dan di Rumahkan guna menampung seluruh persoalan maupun sebab akibat yang di alami para karyawan.

Pertemuan yang ke- 3 ini di gelar di Ruang Fraksi DPRD Teluk Bintuni, Rabu (8/7/2020). Di Pimpin oleh  Ketua Dewan Komisi B Markus maboro di damping anggotanya, Dalam pertemuan ini Komisi B DPRD melibatkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrsi (DISNAKERTRANS), Ranting DPD Komite Nasional Pemuda Olahraga (KNPI) Teluk Bintuni, dan perwakilan seluruh karyawan yang di PHK dan di rumahkan.

Rapat pertemuan ini merupakan Audiensi ketua dan Angoota komisi B DPRD Teluk Bintuni, bersama Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi Serta karyawan Sub- Contraktor LNG Tangguh yang diberhentikan secara Sepihak.

Dalam Ruang pertemuan ini, perwakilan Karyawan Sub- Contraktor LNG Tangguh di berikan waktu kesempatan menyampaikan aspirasi dari 471 karyawan yang di PHK dan di Rumahkan, mendengar dari berbagai kesah keluh yang tidak wajar dialami para karyawan/ Orang Asli Papua (OAP) ini, Komisi B DPRD Meminta  kepada DISNAKERTRANS Pemerintah Daerah setempat untuk segera menindak lanjuti dan menyelesaikan secepatnya.

Ketua komisi B DPDR Teluk Bintuni Markus maboro dengan tegas “ Jangan lagi menambah persolan didaerah ini, karena masih banyak persoalan yang harus kita selesaikan” jelas Markus maboro, Komisi B juga berkomitmen akan memperjuangkan sekaligus mengawal dan mendampingi para Karyawan hingga menyelesaikan persoalan tersebut. Maka dirinya meminta kepada seluruh Karyawan supaya tidak berpikir macam-macam, percaya pasti masalah akan selesai.

Di sela-sela pertemuan ini, PLT DISNAKERTRANS Pemerintah Daerah Kab. Teluk Bintuni Ir. Ida Bagus Putu Suratna MM saat di temui media lihatpapua.com menyampaikan terima kasih atas masukan-masukan dari ade-ade karyawan yang di PHK dan di Rumahkan oleh Sub- Contraktor di LNG Tangguh, tindak lanjut yang akan kami ambil sesuai dalam pertemuan ini khususnya dalam jangka pendek, kita akan memanggil para pihak yang berkepentingan sperti SUBCON-SUBCON yang ada persoalan dengan para karyawan, kemudian untuk dalam jangka panjang memang perlu ada proteksi terhadap tenaga-tenaga kerja khusus nya local sperti Teluk Bintuni berkaitan dengan jumlah tenaga kerja yang harus di pekerjakan di perusahaan-perusahaan dalam bentuk peraturan Daerah.

DISNAKERTRANS Pemerintah Daerah setempat menyebut 8 subcon di LNG Tangguh saat ini yang bermasalah dengan karyawaan, sesuai data yang disampaikan dan selanjutkan akan di undang untuk pertemuan selanjutnya. Memang pertemuan kedua belah pihak belum pernah terjadi seperti pihak Perusahaan dengan Karyawan, karena alasan dari pihak perusahaan adalah COVID-19  jadi tidak bisa hadir satu-satunya melalui video Conference, sementara para Karyawan meminta harus pertemuan secara langsung karna persoalan antar SUBCON ini merupakan berbeda-beda, pungkasnya. ~ {LMBK}


BAGIKAN
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BERITA TERKAIT

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *