Bupati Bintuni Berharap; Minggu Depan Kampung Masina Difungsikan Sebagai Tempat Karantina Virus Corona C-19

 Bupati Bintuni Berharap; Minggu Depan Kampung Masina Difungsikan Sebagai Tempat Karantina  Virus Corona C-19

Bupati Teluk Bintuni Ir.Petrus Kasihiuw, MT. Didampingi Team SATGAS COVID-19 saat meninjau Kesiapan Tempat Karentina di wilayah kab. Teluk Bintuni

BAGIKAN
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BINTUNI~ LIHATPAPUA COM~ Untuk memutuskan Mata Rantai Wabah Virus Corona Covid-19 di Wilayah Kab.Teluk Bintuni, Bupati Ir.Petrus Kasihiw.MT Tinjau langsung Kesiapan Tempat Isolasi bagi para pasien yang terpapar Virus Corona Covid-19, Tempat Isolasi di kuhususkan bagi Pasien  yang Ber Indikasi Orang Dalam Pemantauan {ODP} dan Orang Tanpa Gejala { OTG}, sedangkan Pasien yang Terindikasi Positif Di Isolasikan di Rumah Sakit Umum Daerah. Selasa (5/05/20).

Dalam peninjauan Tempat isolasi Tersebut, Bupati yang juga dampingi Pimpinan OPD berharap, minggu depan tempat isolasi bagi OPD dan OTG di Kampung Masina sudah bisa difungsikan.

Minggu depan kita harapkan sudah bisa, karena saat ini tinggal peralatan masak dan kasur. Sehingga kalau peralatan peralatan tersebut sudah masuk, maka Minggu depan sudah bisa digunakan sebagai tempat isolasi.

Sehingga pada prinsipnya dikatakan Bupati, masyarakat tidak perlu takut yang berlebihan, waspada boleh, tapi jangan sampai takut. Karena dari semua pasien yang kita tangani,saya yakin 80 persen mereka sembuh.Kesehatan fisik mereka kuat, sehingga saat mereka minum obat dari tenaga kesehatan pasti sembuh, bahkan OTG bisa sembuh sendiri akalu disiplin mengikuti anjuran tenaga medis.

Lanjut Bupati, OTG kalau di isolasi di Masina sini pasti cepat sembuh, apalagi diberikan asupan gizi dan mengikuti semua prosudur pengobatan, pasti cepat sembuh. Kalau sudah positif pasti dirawat di RSUD,”.

Jadi, dari makanan dan obat obatan menjadi tangungjawab pemerintah.Kita siapkan semua, nanti mereka yang masak sendiri.Mereka akan di isolasi selama 14 hari, setelah diperiksa swab dan diyatakan sembuh baru mereka dipulangkan.

Ditambahkan, alat PCR tidak lama lagi sudah tiba di Bintuni sehingga tidak perlu lagi sampel dikirim ke Jakarta atau Makassar.Dengan begitu, kita bisa langsung periksa di Bintuni dan cepat mendapatkan hasilnya

Sementara untuk masyarakat Masina, mereka akan tinggal sementara di Tahiti. Namun,selama perawatan ODP dan OTG, masyarakat untuk sementara tidak ke Masina duluh,”

Untuk itu, selaku Bupati,saya ucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat Masina. Apa yang dilakukan pemerintah saat ini, pasti akan berdampak positif bagi kampung Masina.

Kedepan, kita akan benahi kampung ini perlahan lahan untuk dijadikan kampung wisata.Pemerintah akan bangun beberapa sarana disini, saya juga sudah perintahkan Kepala Dinas Perhubungan agar membangun Jeti dan tambatan perahu disini

Tempat ini sangat bagus, kalau orang yang cinta alam, pasti memilih Masina sebagai tempat tinggalnya.~ {RED}~


BAGIKAN
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BERITA TERKAIT

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *