Sat Reskrim Polres Teluk Bintuni Ringkus Senpi Ilegal; OY Dan YM Diamankan

 Sat Reskrim Polres Teluk Bintuni Ringkus Senpi Ilegal; OY Dan YM Diamankan
BAGIKAN
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LihatPapua.com ||BINTUNI~ Kapolres Teluk Bintuni AKBP Junov Siregar didampingi Kasat Reskrim Iptu Tomi Samuel Marbun S.TRk, Kabag Perencanaan dan Anggaran AKP Michael Ayomi melakukan Press Realese tindak pidana kepemilikan senjata api ilegal dengan tersangka AO dan YM Diruang Dhira Brata Mapolres Teluk Bintuni, Distrik Bintuni Timur, Rabu (13/7/2022).

Kapolres Teluk Bintuni AKBP Junov Siregar menyampaikan Kronologi kejadian Pada hari Kamis tanggal  07 Juli 2022 sekitar Pukul.18.00 Wit, pada saat anggota polres teluk Bintuni melakukan Razia depan Kantor Klasis Bintuni.

“Telah didapati serta diamankan seorang lelaki bernama Saudara AO yang mana pada saat itu didapati membawa 1 Pucuk Senjata Api jenis Pistol Revolver Rakitan dan 2 Butir peluru kaliber 5.56” kata Kapolres

Berdasarkan hasil yang kita dapat kita segera membuat laporan polisi Model A, LP/A/107/VII/2002/Papua Barat/Resluk Bintuni /SPKT. Tertanggal 07 juli 2022.
setelah dbawa ke Polres Teluk Bintuni, dan dilakukan pemeriksaan dan Pengembangan, didapati bahwa Senjata Api rakitan tersebut, dibawa dari Manokwari.

Lanjut kapolres Saat diinterogasi, AO kemudian mengaku bahwa senjata tersebut dibelinya dari temannya YM yang merupakan warga Manokwari, seharga Rp 20 juta. Menerima informasi dari AO, Kapolres menuturkan, anggotanya kemudian memburu dan berhasil menangkap YM di salah satu kawasan di Kabupaten Manokwari.

“Dari hasil penyelidikan, Kapolres menjelaskan, senjata api rakitan jenis revolver tersebut merupakan barang yang dibeli AO dari YM, dengan tujuan sebagai mas kawin” kata Kapolres

Dari hasil pengembangan tersebut, satuan Reskrim Teluk Bintuni bekerja sama dengan Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Papua Barat dilakukan Penangkapan terhadap seorang lelaki dengan nama YM Dusun Isma Kampung Keturahan Waramui Distrik Sidey Kabupaten Manokwari.

Dua tersangka AO dan YM  untuk pasal yang di persangkakan adalah  Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1981 yang mana Tentang Menguazal, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkuk, menyembunyikan, menggunakan senjata api dan amunisi.

“Yang terjadi pada hari Kamis tanggal 07 juli 2022 sekitar Pukad.18.00 Wit di Jalan Raya Bintuni Depan Kantor Klasis, atau disuatu tampat yang lein didalam Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Manokwari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancama hukuman Mati atau hukuman penjara seumur hidup dan hukuman penjara paling lama 20 tahun” pungkas Kapolres.

Sumber; || M.S


BAGIKAN
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BERITA TERKAIT

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *